Menu
Close
Website Resmi

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY

Urgensi Iman dan Ilmu bagi Pemuda

Urgensi Iman dan Ilmu bagi Pemuda

Smallest Font
Largest Font

Allah Swt. berfirman “Allah akan mengangkat orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.”  (QS. Al-Mujadilah [58]: 11).

Ayat ini menunjukkan pentingnya iman dan ilmu dalam membangun martabat manusia. Akan tetapi, ilmu yang bermanfaat memerlukan karakter agar tidak disalahgunakan. Dalam teori perkembangan moralnya, Lawrence Kohlberg mengkaji bagaimana penalaran moral manusia berkembang melalui tahapan-tahapan tertentu. Sementara itu, Albert Bandura melalui teori pembelajaran sosial menjelaskan pentingnya keteladanan dalam membentuk perilaku. Kedua perspektif tersebut mengingatkan bahwa karakter tidak cukup diajarkan melalui nasihat; karakter juga berkembang melalui contoh, lingkungan, pengalaman, dan latihan.

Karena itu, pemuda perlu berlatih memimpin sejak dini. Kepemimpinan tidak harus dimulai dari jabatan besar. Ia dapat dimulai dari kesediaan menjadi ketua kelompok, mengorganisasi kegiatan sosial, menjaga kebersihan lingkungan, membantu teman yang kesulitan, atau mengelola kegiatan masjid.

Pemimpin muda yang baik bukan orang yang selalu ingin berada di depan, melainkan orang yang bersedia bertanggung jawab, mendengarkan pendapat orang lain, mengakui kesalahan, dan menyelesaikan pekerjaan sampai tuntas.

Keberhasilan pemuda seharusnya diukur bukan hanya dari prestasi pribadi, tetapi juga dari kepercayaan yang tumbuh dan manfaat yang dirasakan masyarakat. Setiap zaman memiliki tantangannya sendiri, tetapi masa muda selalu menjadi salah satu fase paling menentukan dalam perjalanan hidup manusia. Pemuda bukan sekadar kelompok usia yang sedang tumbuh menuju kedewasaan, melainkan kekuatan perubahan yang mampu menentukan arah keluarga, masyarakat, bangsa, bahkan peradaban dunia.

Era emas pemuda bukan semata-mata ditandai oleh kemajuan teknologi, kecerdasan digital, popularitas di media sosial, atau keberhasilan meraih kekayaan. Era emas yang sesungguhnya adalah ketika pemuda mampu memadukan kekuatan iman, keluasan ilmu, kematangan karakter, kreativitas, kepedulian sosial, dan keberanian mengambil tanggung jawab.

Dalam perspektif Islam, masa muda merupakan amanah sekaligus kesempatan berharga. Energi yang besar, pikiran yang terbuka, keberanian mencoba, dan semangat berinovasi harus diarahkan untuk menghadirkan kemaslahatan. Pemuda yang hebat bukan hanya mereka yang berhasil mengangkat dirinya sendiri, tetapi juga mereka yang mampu mengangkat martabat orang lain.

Dr. H. Nur Ahmad Ghojali M.A.
Wakil Ketua PWM DIY
BPH RS PKU Kotagede.
Home care/ Home visit, WA no. 0895367511128
Wakaf bangunan, matrial, Infaq, Taawun rek 
Bank Muamalat an RSKIA PKU KOTAGEDE 
Nomor rekening 5670009965
Konfirmasi WA Hermini
+62 878-4568-0100

Editors Team
Daisy Floren
Daisy Floren
Redaksi Author

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow