Sejarah Panjang Layanan Umat
Kotagede memiliki sejarah panjang dalam perjalanan Muhammadiyah. Kawasan yang dikenal sebagai salah satu pusat sejarah peradaban Yogyakarta ini bukan hanya menyimpan warisan budaya, tetapi juga menjadi tempat tumbuhnya gerakan dakwah, pendidikan, sosial, dan pelayanan kesehatan Muhammadiyah.
Salah satu bukti nyata kiprah tersebut adalah PKU Muhammadiyah Kotagede. Pelayanan kesehatan Muhammadiyah di Kotagede telah dimulai sejak tahun 1928, berdiri di atas tanah wakaf Muhammadiyah di sekitar Pasar Kotagede. Perjalanan panjang ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap kesehatan masyarakat telah menjadi bagian dari gerakan dakwah Muhammadiyah sejak hampir satu abad lalu.
Transformasi PKU Muhammadiyah Kotagede sangat membutuhkan dukungan masyarakat. Fasilitas kesehatan yang telah diperbaiki hendaknya dimanfaatkan secara optimal. Masyarakat tidak perlu ragu untuk mengenal, mengakses, dan memanfaatkan berbagai layanan kesehatan yang tersedia. Dukungan masyarakat dapat diwujudkan dengan menjadikan PKU Muhammadiyah Kotagede sebagai salah satu pilihan pelayanan kesehatan, memberikan masukan yang konstruktif, serta turut menjaga fasilitas yang telah dibangun.
PKU Muhammadiyah Kotagede semakin maju, berkembang, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya. Wajah gedung boleh berubah menjadi lebih baik, tetapi yang jauh lebih penting adalah perubahan kualitas pelayanan yang semakin dirasakan masyarakat.
PKU Muhammadiyah Kotagede tumbuh menjadi rumah sakit yang bukan hanya memberikan layanan medis, tetapi juga menghadirkan keramahan, kepedulian, dan nilai-nilai kemanusiaan. Gedung semakin baik, pelayanan semakin prima, kepercayaan masyarakat semakin kuat. Inilah semangat PKU Muhammadiyah Kotagede untuk terus maju dan menebar manfaat bagi umat dan bangsa.
Avedis Donabedian, seorang pakar mutu pelayanan kesehatan, memperkenalkan pendekatan tiga dimensi dalam menilai kualitas pelayanan kesehatan, yaitu structure, process, dan outcome.
Structure (struktur): mencakup gedung, peralatan medis, fasilitas, tenaga kesehatan, dan lingkungan pelayanan.
Process (proses): mencakup bagaimana dokter, perawat, dan seluruh pegawai memberikan pelayanan kepada pasien.
Outcome (hasil): mencakup hasil kesehatan pasien, keselamatan, kepuasan, serta dampak pelayanan.
Pemikiran Donabedian memberikan pelajaran penting bahwa rehabilitasi fisik PKU Kotagede merupakan perbaikan pada aspek struktur. Namun, keberhasilan sesungguhnya harus dilanjutkan dengan peningkatan proses pelayanan dan hasil kesehatan masyarakat.
Sebagaimana semangat KH Ahmad Dahlan, keberhasilan dakwah tidak cukup diukur dari banyaknya kegiatan, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat.
Dr. H. Nur Ahmad Ghojali M.A.
Wakil Ketua PWM DIY
BPH RS PKU Kotagede.
Home care/ Home visit, WA no. 0895367511128
Wakaf bangunan, matrial, Infaq, Taawun rek
Bank Muamalat an RSKIA PKU KOTAGEDE
Nomor rekening 5670009965
konfirmasi WA Hermini
+62 878-4568-0100
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow