Menu
Close
Website Resmi

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY

Sarana Olahraga dan Fastabiqul Khairat

Sarana Olahraga dan Fastabiqul Khairat

Smallest Font
Largest Font

Allah Swt QS. Al-Baqarah ayat 247:
وَزَادَهُ بَسْطَةً فِي الْعِلْمِ وَالْجِسْمِ
“...dan Dia menganugerahinya kelebihan dalam ilmu dan fisik...” (QS. Al-Baqarah [2]: 247, petikan ayat).

Ayat ini menjelaskan kelebihan Talut dalam ilmu dan kekuatan fisik. Dalam konteks kepemimpinan, ayat tersebut memperlihatkan bahwa kemampuan intelektual dan kapasitas jasmani merupakan dua unsur yang dapat mendukung pelaksanaan tanggung jawab. Ayat ini bukan perintah khusus untuk mengikuti lomba atletik, tetapi memberikan landasan bahwa kekuatan fisik memiliki nilai dalam kehidupan dan pengabdian.

Landasan yang lebih eksplisit terdapat dalam hadis Rasulullah saw. yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:
الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ وَفِي كُلٍّ خَيْرٌ
“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah, meskipun pada keduanya terdapat kebaikan.” (HR. Muslim, no. 2664).

Kekuatan dalam hadis ini tidak terbatas pada otot atau kemampuan berlari cepat. Ia dapat mencakup kekuatan iman, kemauan, ilmu, mental, dan kemampuan melakukan amal yang bermanfaat. Karena itu, olahraga dapat menjadi salah satu ikhtiar untuk membangun aspek jasmani yang menunjang ibadah dan pengabdian, selama dilakukan secara sehat dan tidak melalaikan kewajiban.

Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWM DIY) kembali menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda melalui Kejuaraan Atletik Pelajar Muhammadiyah DIY 2026. Kegiatan yang berlangsung di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, pada 24–25 Oktober 2026 ini diikuti 883 pelajar dari jenjang TK hingga SMA/SMK sederajat.

Kejuaraan yang memasuki penyelenggaraan ketiga tersebut bekerja sama dengan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) DIY. Jumlah pesertanya terus meningkat, dari 559 peserta pada 2024, menjadi 809 peserta pada 2025, dan mencapai 883 peserta pada 2026. Selain berasal dari berbagai kabupaten dan kota di DIY, peserta juga datang dari sejumlah daerah di Jawa Tengah. 

Ketua PWM DIY, Dr. Muhammad Ikhwan Ahada, menekankan bahwa pembinaan olahraga tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan. Yang lebih penting ialah membangun mental juara, kedewasaan, dan sportivitas. Lawan dalam pertandingan bukan musuh yang harus dibenci, melainkan mitra untuk mengukur kemampuan dan mendorong diri menjadi lebih baik. Dalam perspektif Islam, menjaga kesehatan dan membangun kekuatan jasmani merupakan bagian penting dari kehidupan seorang Muslim. Tubuh bukan sekadar sarana untuk beraktivitas, melainkan amanah Allah yang harus dipelihara, Kejuaraan atletik menjadi salah satu cara menerjemahkan nilai tersebut ke dalam kegiatan konkret. Di lintasan lari, anak belajar bahwa hasil terbaik tidak hadir dalam semalam. Ada latihan berulang, kesabaran, evaluasi, dan keberanian menghadapi tantangan.

Dr. H. Nur Ahmad Ghojali M.A.
Wakil Ketua PWM DIY
BPH RS PKU Kotagede.
Home care/ Home visit, WA no. 0895367511128
Wakaf bangunan, matrial, Infaq, Taawun rek 
Bank Muamalat an RSKIA PKU KOTAGEDE 
Nomor rekening 5670009965
 konfirmasi WA Hermini
+62 878-4568-0100

Editors Team
Daisy Floren
Daisy Floren
Redaksi Author

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow