Memperhatikan Untuk Hari Esok
"Dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). Bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-Hasyr: 18).
Ayat ini mengajak kita melakukan evaluasi kehidupan, muhasabah diri. Ada beberapa hal yang patut menjadi perhatian dalam memaknai umur:
- Meningkatkan hubungan dengan Allah. Menjaga salat, memperbanyak zikir, membaca Al-Qur'an, dan memperbaiki kualitas ibadah.
- Memperbaiki hubungan dengan sesama manusia. Menjaga keluarga, menghormati orang tua, menyambung silaturahmi, dan menghindari permusuhan.
- Memperluas kemanfaatan. Menggunakan ilmu, jabatan, pengalaman, dan kemampuan untuk membantu masyarakat.
- Membangun amal jariyah. Mewariskan ilmu, membangun lembaga pendidikan, memakmurkan masjid, dan mengembangkan kegiatan sosial.
- Menyiapkan generasi penerus. Membimbing anak-anak dan generasi muda agar memiliki iman, ilmu, akhlak, serta kepedulian terhadap kehidupan.
Dengan demikian, umur tidak hanya menjadi hitungan waktu menuju kematian, tetapi menjadi kesempatan memperbanyak bekal menuju kehidupan abadi. Umur merupakan salah satu anugerah terbesar sekaligus amanah yang diberikan Allah SWT kepada manusia. Setiap tahun, setiap bulan, setiap hari, bahkan setiap detik yang dilalui sesungguhnya merupakan bagian dari modal kehidupan yang tidak akan pernah kembali.
Ketika orang merayakan hari kelahirannya, sesungguhnya ia bukan hanya sedang memperingati bertambahnya usia, tetapi juga sedang menyaksikan berkurangnya jatah hidup di dunia. Rambut yang mulai memutih, tenaga yang tidak lagi sekuat dahulu, dan waktu yang terasa semakin cepat berjalan adalah tanda bahwa manusia sedang menempuh perjalanan menuju akhir kehidupannya.
Islam mengajarkan bahwa umur tidak hanya diukur dari panjangnya masa kehidupan, tetapi juga dari keberkahan, manfaat, dan kualitas amal yang dihasilkan. Tidak menunda kebaikan dengan alasan masih muda, tidak menunda ibadah karena merasa masih punya banyak waktu, dan tidak menunggu tua untuk memperbaiki hubungan dengan Allah maupun sesama manusia.
Dr. H. Nur Ahmad Ghojali M.A.
Wakil Ketua PWM DIY
BPH RS PKU Kotagede.
Home care/ Home visit, WA no. 0895367511128
Wakaf bangunan, matrial, Infaq, Taawun rek
Bank Muamalat an RSKIA PKU KOTAGEDE
Nomor rekening 5670009965
konfirmasi WA Hermini
+62 878-4568-0100
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow