Kemah Remaja Masjid
Kegiatan Kemah Remaja Masjid yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta di kawasan Turi, Kabupaten Sleman,(17-18/10/2026) menjadi salah satu ikhtiar strategis dalam membina generasi muda Islam agar tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, mandiri, serta memiliki kepedulian sosial.
Kemah Remaja Masjid bukan sekadar kegiatan berkemah di alam terbuka. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ruang pembelajaran untuk memperkuat karakter, menanamkan nilai-nilai keislaman, membangun kebersamaan, dan menumbuhkan jiwa kepemimpinan di kalangan remaja masjid.
Melalui kegiatan yang memadukan pembinaan keagamaan, pendidikan karakter, kebersamaan, dan pengalaman hidup di alam terbuka, para peserta diharapkan mampu mengembangkan potensi diri sekaligus memperkuat peran remaja sebagai penggerak kemakmuran masjid. Remaja masjid harus dipersiapkan menjadi generasi yang tidak hanya mencintai masjid, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Dalam kehidupan berkemah, setiap peserta belajar bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan pribadi, tetapi juga oleh kesediaan untuk bekerja dalam tim, menghargai perbedaan, dan saling membantu.
Nilai-nilai tersebut sangat relevan dengan kehidupan remaja masa kini yang menghadapi berbagai tantangan, mulai dari pengaruh negatif media sosial, perundungan, krisis keteladanan, hingga kecenderungan individualisme.
Oleh karena itu, pembinaan remaja masjid perlu dilakukan secara kreatif dan kontekstual. Pendekatan yang menggembirakan, partisipatif, dan dekat dengan dunia remaja akan lebih efektif dalam menanamkan nilai-nilai Islam dibandingkan dengan pendekatan yang hanya bersifat instruktif. Kemah Remaja Masjid di Turi, Sleman, menjadi pengingat bahwa masa depan masjid sangat ditentukan oleh keberhasilan mempersiapkan generasi penerusnya. Masjid yang makmur bukan hanya masjid yang megah bangunannya, tetapi juga masjid yang hidup aktivitasnya, kuat jamaahnya, dan mampu melahirkan generasi muda yang beriman serta bermanfaat bagi sesama.
Remaja bukan sekadar objek pembinaan, melainkan subjek yang harus diberi kepercayaan untuk mengambil peran dalam memajukan masjid. Mereka membutuhkan ruang aktualisasi, pendampingan yang bijaksana, dan keteladanan dari para orang tua serta pengurus masjid.
Dr. H. Nur Ahmad Ghojali M.A.
Wakil Ketua PWM DIY
BPH RS PKU Kotagede.
Home care/ Home visit, WA no. 0895367511128
Wakaf bangunan, matrial, Infaq, Taawun rek
Bank Muamalat an RSKIA PKU KOTAGEDE
Nomor rekening 5670009965
Konfirmasi WA Hermini
+62 878-4568-0100
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow